MERAJUT HARAPAN DI TENGAH PERUBAHAN ZAMAN: PERAN UT BOGOR BAGI MASYARAKAT: Wisuda UT Bogor

Home / Berita

Foto Berita
19 Februari 2026  
85

Oleh Memet Casmat *)


BOGOR, 6-7 Februari 2026, Universitas Terbuka (UT) Bogor menghadirkan dua momentum penting yang bukan sekadar agenda akademik, melainkan penanda perjalanan panjang pendidikan dan pengabdian bagi bangsa.

Seminar Akademik pada 6 Februari 2026 dan Wisuda UT Bogor pada 7 Februari 2026 menjadi rangkaian peristiwa bermakna yang dipersatukan oleh satu benang merah: Ikhtiar mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, terampil, dan berkarakter.

Seminar Akademik dengan tema Peran Sekolah Vokasi di Tengah Fokus Pemerintah pada Pendidikan Tinggi Berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM), menjadi ruang refleksi bersama tentang arah dan masa depan pendidikan nasional. Di tengah percepatan teknologi dan revolusi industri, Bapak Dr. Mohammad Yunus, SS, MA hadir menyampaikan pesan yang menyejukkan sekaligus menggugah kesadaran.

Beliau menegaskan bahwa bangsa ini tidak hanya membutuhkan ilmuwan, tetapi juga tenaga terampil yang adaptif, tangguh, dan berkarakter.

Universitas Terbuka, menurut beliau, adalah jembatan antara ilmu, teori, dan realitas kehidupan. Lulusan UT diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan, menjawab kebutuhan dunia kerja yang dinamis, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Di sinilah peran pendidikan vokasi menemukan relevansinya: menjadi penguat fondasi pembangunan nasional yang berpijak pada keahlian nyata dan etika kemanusiaan.

Sehari berselang, Gedung UTCC di Jalan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, dipenuhi suasana haru dan kebanggaan. Wisuda UT Bogor pada 7 Februari 2026 menjadi puncak dari perjuangan panjang ribuan mahasiswa yang telah menapaki jalan pendidikan dengan segala keterbatasan dan tantangan.

Dalam sambutannya, Direktur UT Bogor, Drs. Enang Rusyana, M.Pd, menyampaikan bahwa pendidikan di UT bukanlah perjalanan yang mudah. Belajar mandiri, membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan studi adalah ujian ketangguhan yang hanya dapat dilalui dengan tekad, disiplin, dan doa.

Dalam laporannya, Direktur UT Bogor juga memaparkan capaian dan potret besar UT Bogor saat ini. Wilayah kerja UT Bogor mencakup enam kabupaten dan kota, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Depok.

Hingga saat ini, mahasiswa aktif UT Bogor berjumlah 37.061 orang, sebuah angka yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 1.068 lulusan resmi dikukuhkan. Rinciannya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meluluskan 133 orang; Sekolah Vokasi 24 orang; Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) 347 orang; Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 478 orang; Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 85 orang; dan Sekolah Pascasarjana (SPs) sebanyak 1 lulusan.

Setiap angka bukan sekadar statistik, melainkan kisah perjuangan, pengorbanan, dan harapan yang kini menjelma menjadi prestasi. Dua hari, dua peristiwa, satu pesan yang sama: pendidikan adalah tentang membangun manusia seutuhnya. Di sanalah Universitas Terbuka meneguhkan perannya, menjadi ruang harapan, jembatan masa depan, dan ladang pengabdian bagi negeri.

Universitas Terbuka meyakini bahwa para lulusan ini memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Namun sebesar apa pun kemajuan teknologi yang dicapai, ia akan kehilangan makna jika tidak disertai kebijaksanaan dan nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, UT berharap ilmu yang diperoleh para lulusan menjadi ilmu yang hidup, ilmu yang bekerja, memberi solusi, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UT Bogor menjadi penutup yang sarat doa dan harapan. Semoga kesuksesan senantiasa membersamai langkah mereka, dan ilmu yang diperoleh menjadi cahaya bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Semoga bermanfaat!


Bogor, 08/02/2026

*) Dosen UT Bogor

#Menulis Caraku Mengikat Ilmu