Oleh Memet Casmat *)
TANGSEL, 22/01/2026 - Universitas Terbuka (UT) kembali meneguhkan posisinya sebagai pelopor dan rujukan nasional Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) melalui keberhasilan Program Studi S1 Teknologi Pendidikan (TP) meraih peringkat Akreditasi Unggul. Capaian ini diperoleh setelah pelaksanaan Asesmen Lapangan Daring (ALD) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang berlangsung pada 5-6 Desember 2025.
ALD ini dilaksanakan oleh dua asesor LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Drs. Darmansyah, S.T., M.Pd. dari Universitas Negeri Padang dan Dr. Utari Dewi, S.Sn., M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan asesmen mencakup verifikasi dokumen, wawancara pimpinan dan sivitas akademika, telaah kurikulum, observasi proses pembelajaran, dan peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang hadir bersama para Wakil Rektor, pimpinan lembaga dan pusat di lingkungan UT, Dekan FKIP UT Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc, jajaran Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Dra. Marisa, M.Pd. Turut hadir tim task force akreditasi, Gugus Penjaminan Mutu, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Rektor UT menegaskan bahwa Asesmen lapangan merupakan bagian penting dari siklus peningkatan mutu berkelanjutan. Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan refleksi komitmen UT dalam menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola, akademik, dan inovasi pembelajaran jarak jauh. Capaian Unggul ini menjadi tanggung jawab moral bagi UT untuk terus memberikan layanan pendidikan tinggi terbaik bagi masyarakat Indonesia, ujarnya penuh bahagia.
Pada hari pertama asesmen, tim Prodi Teknologi Pendidikan memaparkan secara komprehensif implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), kinerja dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, profil lulusan, dan berbagai inovasi pembelajaran digital yang mendukung PJJ skala nasional. Tim task force menjelaskan langkah-langkah strategis prodi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan kompetensi abad ke-21.
Para asesor memberikan apresiasi atas pencapaian UT dalam penyelenggaraan PJJ. Prof. Darmansyah menilai UT memiliki sistem PJJ yang matang, berpengalaman, dan berdaya jangkau luas. Sementara itu, Dr. Utari Dewi menekankan pentingnya kolaborasi antar prodi Teknologi Pendidikan di Indonesia dan peran strategis UT sebagai penggerak ekosistem pembelajaran digital nasional.
Asesmen juga melibatkan dialog langsung dengan mahasiswa untuk menggali pengalaman belajar dalam sistem PJJ. Mahasiswa menyampaikan bahwa dukungan teknologi pembelajaran UT, mulai dari modul digital, LMS, tutorial online, hingga ruang belajar virtual memberikan fleksibilitas dan mendorong kemandirian belajar. Selain itu, asesor meninjau layanan pendukung seperti Perpustakaan UT, layanan kemahasiswaan, dan kesiapan dosen dalam pengelolaan pembelajaran berbasis teknologi.
Pada penutupan kegiatan, Rektor UT menegaskan komitmen institusi untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi asesor sebagai bagian dari peningkatan mutu berkelanjutan. Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul bagi Program Studi Teknologi Pendidikan menjadi bukti nyata konsistensi UT dalam membangun tata kelola yang profesional, akademik yang berkualitas, serta inovasi pembelajaran digital yang berkelanjutan.
Capaian ini sekaligus memperkuat langkah Universitas Terbuka dalam memantapkan diri sebagai perguruan tinggi modern yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada masa depan pendidikan jarak jauh di Indonesia. Semoga bermanfaat!
UT Pusat, 22/01/2026
*) Dosen TP di UT Bogor
#Menulis Caraku Mengikat Ilmu